Materi Ajar: Menilai Kesesuaian Antarunsur Teks
A. Memahami: Konsep "Kesesuaian Teks" (Koherensi)
Selamat pagi, anak-anak! Selama ini kita sudah belajar memahami isi teks. Hari ini, kita akan naik satu tingkat lebih tinggi: kita akan belajar untuk MENILAI teks.
Menilai Kesesuaian berarti kita bertindak sebagai "Wasit" atau "Kritikus" teks. Tugas kita adalah memeriksa apakah semua bagian (unsur) di dalam teks itu logis, nyambung (koheren), dan tidak bertentangan satu sama lain.
Sebuah teks yang baik adalah teks yang semua unsur di dalamnya saling mendukung dan membentuk satu kesatuan yang utuh.
Empat Hal Kunci yang Harus Dinilai
Saat menilai teks, ada 4 "pos pemeriksaan" yang harus kita cek:
1. Kesesuaian JUDUL dengan ISI
- Apakah judul mewakili keseluruhan isi teks? Ataukah judulnya "menipu"?
2. Kesesuaian GAGASAN PENDUKUNG dengan IDE POKOK
- Apakah semua kalimat penjelas benar-benar menjelaskan ide pokok? Ataukah ada yang "salah kamar" atau tidak relevan?
3. Kesesuaian ANTARINFORMASI (Konsistensi Internal)
- Apakah ada fakta di paragraf 1 yang bertentangan (berlawanan) dengan fakta di paragraf 3? Apakah alur sebab-akibatnya logis?
4. Kesesuaian TEKS dengan ILUSTRASI (Gambar/Grafik)
- Apakah gambar yang ditampilkan sesuai dengan apa yang dijelaskan di dalam teks?
B. Mengaplikasikan: Teknik Menilai Kesesuaian
Mari kita berlatih menjadi wasit yang baik dengan contoh-contoh spesifik.
1. Aplikasi: Menilai Judul vs. Isi
Judul Teks: "Cara Ampuh Menanam Padi di Musim Hujan"
Isi Teks (Ringkasan): "Padi adalah makanan pokok orang Indonesia. Tanaman ini mengandung karbohidrat tinggi. Proses menanam padi dimulai dari membajak sawah. Padi sangat penting bagi ketahanan pangan nasional..."
Ayo kita nilai!
Penilaian: Judul berjanji menjelaskan "Cara Menanam di Musim Hujan". Tapi isinya hanya menjelaskan "Apa itu padi" secara umum. Teks ini tidak menjelaskan teknik spesifik untuk musim hujan.
2. Aplikasi: Menilai Ide Pokok vs. Gagasan Pendukung
Teks Paragraf: "(1) Kucing adalah hewan karnivora yang efisien. (2) Ia memiliki gigi taring tajam untuk merobek daging. (3) Saluran pencernaannya juga pendek, dirancang khusus untuk mencerna protein hewani. (4) Selain itu, kucing peliharaan saya juga suka memakan rumput untuk melancarkan pencernaannya."
Ayo kita nilai!
Ide Pokok: (Kalimat 1) Kucing adalah karnivora (pemakan daging).
Gagasan Pendukung 1: (Kalimat 2) Gigi taring untuk daging (Sesuai).
Gagasan Pendukung 2: (Kalimat 3) Pencernaan untuk protein (Sesuai).
Gagasan Pendukung 3: (Kalimat 4) Kucing suka makan rumput (Tidak Sesuai).
Penilaian: "Makan rumput" (tumbuhan) bertentangan dengan ide pokok "karnivora" (pemakan daging).
3. Aplikasi: Menilai Teks vs. Ilustrasi
Teks: "Di dalam kotak itu, terdapat sebuah piala emas berkilauan. Piala itu memiliki dua gagang di sisi kiri dan kanannya, melambangkan kemenangan tim."
Ilustrasi: (Sebuah gambar yang menunjukkan medali perak yang dikalungkan di leher).
Ayo kita nilai!
Penilaian: Teks menjelaskan "piala emas" dengan "dua gagang". Ilustrasi menunjukkan "medali perak" dengan "tali kalung".
C. Bernalar: Menyelesaikan Kasus Kompleks (HOTS)
Di sinilah kita menggunakan nalar untuk menemukan ketidaksesuaian yang tersembunyi (kontradiksi).
Studi Kasus 1: Menemukan Kontradiksi Internal (HOTS)
Teks: "...Rapat akbar tahun ini akan diadakan pada hari Selasa, 10 Mei 2025. Rapat akan dimulai tepat pukul 08.00 pagi di Aula Utama. Mengingat pentingnya acara ini, seluruh siswa wajib hadir... Oleh karena itu, jangan sampai lupa untuk hadir pada hari Rabu, 10 Mei 2025."
Pertanyaan: Temukan ketidaksesuaian informasi dalam teks tersebut!
Penalaran (HOTS):
Kita harus jeli membandingkan informasi di awal dan akhir teks.
- Informasi Awal: Rapat hari Selasa, 10 Mei.
- Informasi Akhir: Diingatkan hadir hari Rabu, 10 Mei.
Penilaian: Ada kontradiksi (pertentangan) pada nama hari. Informasi ini tidak konsisten.
Studi Kasus 2: Menilai Logika Sebab-Akibat (HOTS)
Teks: "Sungai Ciliwung meluap akibat hujan deras yang terjadi semalaman. Akibatnya, wilayah Kampung Pulo terendam banjir setinggi dua meter. (Kalimat 3) Karena wilayahnya terendam banjir, warga Kampung Pulo dapat beraktivitas dengan normal seperti biasa."
Pertanyaan: Nilailah kesesuaian hubungan sebab-akibat di kalimat ketiga!
Penalaran (HOTS):
Sebab: Wilayah terendam banjir.
Akibat: Warga beraktivitas normal.
Penilaian: Secara logika, jika wilayah terendam banjir (Sebab), maka aktivitas warga akan terganggu (Akibat), bukan normal. Hubungan sebab-akibatnya tidak logis.
Studi Kasus 3: Menilai Teks vs. Data Grafik (HOTS)
Teks: "Berdasarkan diagram batang di atas, data penjualan toko 'Jaya Makmur' menunjukkan fluktuasi. Penjualan tertinggi terjadi di bulan Maret dengan 50 unit. Penjualan terendah terjadi di bulan Januari dengan 20 unit."
[Disajikan Diagram Batang]
Januari = 20 unit
Februari = 40 unit
Maret = 30 unit
April = 50 unit
Pertanyaan: Temukan ketidaksesuaian antara teks dan diagram!
Penalaran (HOTS):
- Teks bilang: Terendah Januari (20 unit). Diagram bilang: Januari (20 unit). (SESUAI)
- Teks bilang: Tertinggi Maret (50 unit). Diagram bilang: Maret (30 unit), dan April (50 unit).
Penilaian: Informasi di dalam teks mengenai penjualan tertinggi salah. Teks menyebut Maret, padahal data di diagram menunjukkan April.