Materi Ajar: Pengukuran Berat Benda (Satuan Baku)

Mata Pelajaran: Matematika

Fase / Kelas: C / VI (Enam)

Elemen: Pengukuran

Kompetensi: Memahami, mengaplikasikan, dan bernalar yang lebih tinggi untuk menyelesaikan permasalahan terkait cakupan sub-elemen Berat benda menggunakan satuan baku.

A. Memahami: Konsep Dasar Satuan Baku Berat (Massa)

Halo, anak-anak hebat! Selain mengukur panjang, kita juga setiap hari mengukur berat. (Catatan: Dalam IPA, yang kita ukur sebenarnya adalah "massa", tapi dalam kehidupan sehari-hari dan Matematika di level ini, kita akan gunakan istilah "berat".)

Sama seperti panjang, kita perlu Satuan Baku agar timbangan beras di Pati sama dengan timbangan beras di Papua. Satuan baku utama untuk berat adalah gram (g).

Konsep Kunci 1: Tangga Satuan Berat (Gram)

Ini mirip sekali dengan tangga satuan panjang, tetapi kata "meter" diganti "gram".

Aturan Emas (Konsep Kunci):
  • Setiap TURUN 1 tangga, artinya dikalikan 10 ($\times 10$).
  • Setiap NAIK 1 tangga, artinya dibagi 10 ($\div 10$).

Konsep Kunci 2: Satuan Berat "Kelas Berat"

Selain tangga gram, ada satuan lain yang sangat sering dipakai untuk benda-benda yang sangat berat, seperti truk, panen, atau gajah. [Image of truck carrying goods]

Konversi Wajib Hafal:

B. Mengaplikasikan: Konversi dan Operasi Hitung

Mengaplikasikan berarti kita menggunakan aturan tangga dan konversi tadi untuk menghitung soal yang melibatkan satuan berbeda.

1. Konversi Satuan (Tangga Gram)

Contoh (Turun / Perkalian):
4 kg = ? g

Contoh (Naik / Pembagian):
700 mg = ? g

2. Konversi Satuan "Kelas Berat"

Ini adalah inti dari soal Kelas VI. Kita harus bisa "menyambungkan" semua satuan.

Aturan Wajib: SAMAKAN SEMUA SATUANNYA!
Kuncinya: Ubah semua satuan (Ton, Kuintal, Ons) ke Kilogram (kg) atau Gram (g) sebelum dihitung.

Contoh Aplikasi:
1 Ton + 3 Kuintal + 500 ons = ? kg

  1. Satuan yang diminta: kilogram (kg).
  2. Konversi (Samakan Satuan):
    • 1 Ton = 1.000 kg.
    • 3 Kuintal = $3 \times 100$ = 300 kg.
    • 500 ons = (karena 10 ons = 1 kg) $\rightarrow 500 \div 10$ = 50 kg.
  3. Hitung (Operasi):
    1.000 kg + 300 kg + 50 kg = 1.350 kg.

C. Bernalar: Menyelesaikan Masalah (Studi Kasus HOTS)

Bernalar berarti kita menggunakan kemampuan konversi ini untuk memecahkan soal cerita di kehidupan sehari-hari.

Studi Kasus 1: Panen (Perbandingan & Penjumlahan)

Soal: Pak Tani memanen 1,5 Ton padi, 5 Kuintal jagung, dan 300 kg kedelai. Berapa total berat seluruh panen Pak Tani dalam satuan kilogram (kg)?

Penalaran (Langkah 1: Identifikasi):
Ini adalah soal penjumlahan.
Total = Padi + Jagung + Kedelai
Total = 1,5 Ton + 5 Kuintal + 300 kg.
Soal meminta jawaban dalam kilogram (kg).

Penalaran (Langkah 2: Samakan Satuan ke 'kg'):
1,5 Ton = $1,5 \times 1000$ = 1.500 kg.
5 Kuintal = $5 \times 100$ = 500 kg.
300 kg = (tetap) = 300 kg.

Penalaran (Langkah 3: Hitung):
1.500 kg + 500 kg + 300 kg = 2.300 kg.

Jawaban: Total berat seluruh panen Pak Tani adalah 2.300 kg.

Studi Kasus 2: Bruto, Neto, dan Tara (HOTS Perdagangan)

Soal: Di sebuah karung beras tertulis Bruto: 50 kg dan Tara: 1%. Berapa berat bersih (Neto) beras di dalam karung tersebut?

Penalaran (Langkah 1: Pahami Istilah):

  • Bruto: Berat Kotor (Berat isi + Berat kemasan/karung).
  • Tara: Berat Kemasan (Berat karung saja).
  • Neto: Berat Bersih (Berat isi saja / Bruto - Tara).

Penalaran (Langkah 2: Hitung Tara):
Tara adalah 1% dari Bruto (50 kg).
Tara = $1\% \times 50 \text{ kg} = \frac{1}{100} \times 50 \text{ kg} = 0,5 \text{ kg}$.

Penalaran (Langkah 3: Hitung Neto):
Neto = Bruto - Tara
Neto = 50 kg - 0,5 kg = 49,5 kg.

Jawaban: Berat bersih beras di dalam karung adalah 49,5 kg.

Studi Kasus 3: Stok Barang (Operasi Campuran)

Soal: Sebuah toko sembako memiliki stok 4 Kuintal gula. Pagi hari terjual 75 kg. Siang hari terjual 500 ons. Berapa kg sisa gula di toko tersebut?

Penalaran (Langkah 1: Identifikasi):
Ini soal pengurangan.
Sisa = Stok Awal - Jual Pagi - Jual Siang
Sisa = 4 Kuintal - 75 kg - 500 ons.
Soal meminta jawaban dalam kg.

Penalaran (Langkah 2: Samakan Satuan ke 'kg'):
4 Kuintal = $4 \times 100$ = 400 kg.
75 kg = (tetap) = 75 kg.
500 ons = (karena 10 ons = 1 kg) $\rightarrow 500 \div 10$ = 50 kg.

Penalaran (Langkah 3: Hitung):
Sisa = 400 kg - 75 kg - 50 kg
400 - 75 = 325
325 - 50 = 275 kg.

Jawaban: Sisa gula di toko adalah 275 kg.