Materi Ajar: Keliling dan Luas Bangun Datar
A. Memahami: Konsep Dasar Keliling dan Luas
Selamat pagi, anak-anak! Hari ini kita akan mengulas salah satu konsep terpenting dalam geometri: Keliling dan Luas. Sering tertukar? Mari kita pahami dengan analogi sederhana.
1. Apa itu Keliling? (Analogi: Pagar)
Keliling adalah total panjang semua sisi yang mengelilingi suatu bangun datar. Bayangkan kalian berjalan di tepi lapangan. Jarak total yang kalian tempuh itulah keliling.
- Kata Kunci: "Mengelilingi", "Panjang Pagar", "Panjang Tepi", "Panjang Renda".
- Satuan: Satuan panjang (cm, m, km).
2. Apa itu Luas? (Analogi: Keramik)
Luas adalah besarnya area atau permukaan yang menutupi suatu bangun datar. Bayangkan kita mau memasang keramik di lantai kamar. Jumlah keramik yang menutupi seluruh lantai itulah luas.
- Kata Kunci: "Luas Permukaan", "Area", "Wilayah", "Jumlah Keramik".
- Satuan: Satuan persegi (cm², m², km²).
Kumpulan Rumus Kunci (Wajib Hafal!)
1. Persegi (Bujur Sangkar) (s = sisi)
- Keliling (K): \( K = s + s + s + s = 4 \times s \)
- Luas (L): \( L = s \times s = s^2 \)
2. Persegi Panjang (p = panjang, l = lebar)
- Keliling (K): \( K = p + l + p + l = 2 \times (p + l) \)
- Luas (L): \( L = p \times l \)
3. Segitiga (a = alas, t = tinggi, s1, s2, s3 = sisi)
- Keliling (K): \( K = s1 + s2 + s3 \) (Jumlahkan semua sisi luarnya)
- Luas (L): \( L = \frac{1}{2} \times a \times t \)
(PENTING: Alas dan Tinggi HARUS tegak lurus!)
4. Trapesium (a, b = sisi sejajar; t = tinggi)
- Keliling (K): Jumlahkan semua (4) sisi luarnya.
- Luas (L): \( L = \frac{1}{2} \times (a+b) \times t \) (Jumlah sisi sejajar, kali tinggi, bagi dua)
Memahami Segi Banyak (Bangun Gabungan)
Di Kelas VI, kita tidak hanya berurusan dengan 1 bangun, tapi Segi Banyak atau Bangun Gabungan. Ini adalah bangun yang terbentuk dari dua atau lebih bangun datar sederhana.
Kuncinya ada dua:
- Dekomposisi (Memotong): Kita memotong bangun gabungan menjadi beberapa bangun sederhana (kotak, segitiga) yang kita kenali rumusnya.
- Superposisi (Menambah/Mengurang): Kita melihatnya sebagai bangun utuh yang ditambah, atau (lebih sering) bangun utuh yang dikurangi (berlubang).
B. Mengaplikasikan: Menghitung Keliling & Luas
1. Aplikasi Dasar (Segitiga Siku-Siku)
Soal: Sebuah segitiga siku-siku memiliki sisi 6 cm, 8 cm, dan 10 cm. Sisi alasnya 6 cm dan tingginya 8 cm. Hitunglah Keliling dan Luasnya!
Aplikasi (Keliling):
Keliling adalah jumlah semua sisi luar.
\( K = s1 + s2 + s3 = 6 \text{ cm} + 8 \text{ cm} + 10 \text{ cm} = 24 \text{ cm} \)
Aplikasi (Luas):
Alas (a) = 6 cm, Tinggi (t) = 8 cm. (Sisi 10 cm adalah sisi miring, bukan tinggi!)
\( L = \frac{1}{2} \times a \times t = \frac{1}{2} \times 6 \times 8 = 3 \times 8 = 24 \text{ cm}^2 \)
Jawaban: Kelilingnya 24 cm, dan Luasnya 24 cm².
2. Aplikasi "Dibalik" (Mencari Sisi dari Luas)
Soal: Sebuah kebun berbentuk persegi (bujur sangkar) memiliki luas 64 m². Berapa meter panjang pagar yang dibutuhkan untuk mengelilingi kebun itu?
Penalaran: Soal ini menanyakan Keliling, tapi hanya memberi tahu Luas. Kita harus cari sisinya dulu.
Aplikasi (Mencari Sisi):
- Rumus Luas Persegi: \( L = s^2 \).
- \( 64 = s^2 \). Angka berapa yang jika dikalikan dirinya sendiri hasilnya 64?
- \( s = \sqrt{64} = 8 \text{ m} \). (Sisi kebun adalah 8 meter).
- Hitung Keliling (Pagar):
\( K = 4 \times s = 4 \times 8 = 32 \text{ m} \).
Jawaban: Panjang pagar yang dibutuhkan adalah 32 meter.
C. Bernalar: Menyelesaikan Masalah Kontekstual (HOTS)
Di sinilah kita menggunakan nalar untuk memecahkan masalah gabungan yang rumit.
Studi Kasus 1: Luas Taman "Bentuk L" (HOTS - Dekomposisi)
Soal: Sebuah taman berbentuk "L" seperti pada gambar. Sisi atas 10 m, sisi kiri 15 m, sisi kanan 5 m, dan sisi bawah 12 m. Berapa luas taman tersebut?
Penalaran (Model Matematika):
Kita tidak punya rumus untuk bangun "L". Kita harus "memotong" (dekomposisi) bangun ini menjadi 2 bangun persegi panjang (A dan B) yang kita tahu rumusnya.
Aplikasi (Metode Potong Vertikal):
- Potong Vertikal: Kita buat garis potong ke bawah dari sudut dalam.
Bangun A (Persegi Panjang Kiri):
Panjang (p) = ? Kita lihat sisi bawah (12 m). Lebar (l) = 15 m.
Panjang sisi atas 10m. Sisi pendek di bawah (seberang 10m) = 12 - (sisi kanan L?). Kita perlu info lebih. Mari kita asumsikan dimensi yang lebih jelas.
*Ulangi Penalaran dengan Dimensi Jelas*
Misal: Sisi paling kiri = 15m. Sisi paling atas = 10m. Sisi kanan atas = 5m. Sisi bawah kanan = ? Sisi paling bawah = 12m. Sisi kiri bawah = 10m (15-5). - Metode Potong (Lebih Sederhana):
Kita potong jadi 2 kotak.
Kotak A (Kiri): p = 15m, l = (12m-10m? Tidak, l = ?).
Mari kita gunakan asumsi gambar yang jelas: Sisi Kiri (A) = 15m, Sisi Atas (B) = 10m, Sisi Kanan Dalam (C) = (15-5)=10m, Sisi Kanan Luar (D) = 5m, Sisi Bawah Luar (E) = (10+?)
*Asumsi Soal Clear:* Taman bentuk L. Sisi vertikal terpanjang 15m. Sisi horizontal terpanjang 12m. Lebar "kaki" L adalah 5m. - Metode 1: Potong Vertikal
Kotak 1 (Kiri): p = 15m, l = (12m - 5m) = 7m. Luas = \(15 \times 7 = 105 \text{ m}^2\).
Kotak 2 (Kanan Bawah): p = (15m - ?). Ah, p = 5m (lebar kaki). l = 5m. Luas = \(5 \times 5 = 25 \text{ m}^2\).
*Penalaran yang benar:*
Kotak 1 (Batang Vertikal): Ukuran (15m \(\times\) (12m-5m))? ATAU (15m \(\times\) (lebar?)).
Mari kita tetapkan soal: Sisi Kiri = 15m. Sisi Atas = 10m. Sisi Kanan = 5m. Sisi Bawah = ?
Jika kita potong horizontal:
Kotak A (Atas): p = 10m. l = (15m - 5m) = 10m. Luas A = \(10 \times 10 = 100 \text{ m}^2\).
Kotak B (Bawah): p = (10m + ?). Ini rumit. - Metode Superposisi (Paling Gampang):
Anggap ini Persegi Panjang Utuh (yang besar) dikurangi Kotak Hilang (yang bolong).
1. Luas Utuh (Bayangan): p = 15m, l = 12m. Luas = \(15 \times 12 = 180 \text{ m}^2\).
2. Luas Bolong (Pojok Kanan Atas): p = (12m - 10m) = 2m. l = (15m - 5m) = 10m. Luas = \(2 \times 10 = 20 \text{ m}^2\).
3. Luas Taman (L): \(L = \text{Luas Utuh} - \text{Luas Bolong} = 180 - 20 = 160 \text{ m}^2\).
Jawaban: Luas taman adalah 160 m² (Menggunakan metode superposisi/pengurangan).
Studi Kasus 2: Pengecatan Dinding (HOTS - Luas Berlubang)
Soal: Pak Budi ingin mengecat dinding berukuran 8 meter \(\times\) 4 meter. Di dinding itu ada 1 jendela berbentuk persegi dengan sisi 1.5 meter. Berapa luas dinding yang dicat?
Penalaran: Ini adalah masalah "Luas Berlubang". Jendela tidak ikut dicat.
\(\text{Luas Cat} = \text{Luas Dinding} - \text{Luas Jendela}\).
Aplikasi (Perhitungan):
- Luas Dinding (Persegi Panjang):
\( L = p \times l = 8 \text{ m} \times 4 \text{ m} = 32 \text{ m}^2 \). - Luas Jendela (Persegi):
\( L = s \times s = 1.5 \text{ m} \times 1.5 \text{ m} = 2.25 \text{ m}^2 \). - Luas Dinding yang Dicat:
\( 32 \text{ m}^2 - 2.25 \text{ m}^2 = 29.75 \text{ m}^2 \).
Jawaban: Luas dinding yang akan dicat adalah 29.75 m².
Studi Kasus 3: Keliling yang Menjebak (HOTS - Bangun Gabungan)
Soal: Dua buah persegi identik dengan sisi 10 cm diletakkan berdampingan sehingga membentuk satu persegi panjang baru. Berapakah keliling persegi panjang baru tersebut?
Penalaran (Jebakan):
Banyak siswa akan menghitung: Keliling 1 persegi = \(4 \times 10 = 40 \text{ cm}\).
Lalu \(40 + 40 = 80 \text{ cm}\). INI SALAH!
Kenapa? Karena saat digabung, sisi tengahnya (yang berhimpit) tidak lagi dihitung sebagai keliling (tepi luar).
Aplikasi (Perhitungan Tepat):
- Saat 2 persegi (10x10) digabung, terbentuk Persegi Panjang Baru.
- Panjang (p) baru adalah \(10 \text{ cm} + 10 \text{ cm} = 20 \text{ cm}\).
- Lebar (l) baru tetap \( 10 \text{ cm}\).
- Hitung Keliling Bangun Baru:
\( K = 2 \times (p + l) = 2 \times (20 + 10) \)
\( K = 2 \times (30) = 60 \text{ cm} \).
Jawaban: Keliling bangun gabungan (persegi panjang baru) adalah 60 cm.